Jadi ceritanya hidup kembali berlanjut setelah membaca sepotong kisah Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Serasa ikut merasakan getir pahit perjalanan yang terbilang detik. Menyisakan kesimpulan sederhana: adakalanya kita benar-benar tidak perlu tahu tentang apa yang seharusnya tidak kita tahu, Tuhan sedang berbaik hati membiarkan kita tidak tahu.
No comments:
Post a Comment