Thursday, July 10, 2014

Disisi Lain Dunia




Pada titik rindu, disisi lain dunia
menggambarkan segores pemandangan sore
diletakkan pada ujung tembok berbata merah

Pada kolong langit, diatas permukaan dedaunan embun yang basah
terselip sepucuk perasaan yang dibiarkan merekah
dipetik sayang
hanya perlu dipandang dalam detik waktu yang berputar 
kiri ke kanan

ada satu masa disisi lain dunia
ketika arus panas bergerak dari selatan menemui arus dingin dari utara
menjumput asa
berharap tak pernah ada sesuatu yang tertinggal
bahwa kehidupan sepenuhnya berjalan maju
meski sisa dari yang tertinggal sama-sama menghabisi waktu
disisi lain dunia

Pada titik rindu, disisi lain dunia
menggambarkan segores pemandangan sore,
selalu akan ada setangkup kenangan yang berjalan bersama dengan harapan

(Yogyakarta, 10 Juli 2014)

notes:
i owe those pictures here

No comments:

Post a Comment